Thursday, September 20, 2007

BORED !!



Berang, sungguh berang setiap kali menghadapi kesemrawutan keadaan. Dengan rekan kantor sering kita menyepakati bahwa hidup di Jabodetabek – kawasan ibukota Negara ini- begitu kita keluar rumah yang terjadi adalah rebutan dan HUKUM RIMBA. Artinya mulai kita keluar rumah dan menginjak jalan yang terjadi selalu rebutan.Kenapa timbul rebutan sungguh banyak keadaan penyebabnya. Mulai dari jalanan yang relative sempit, jumlah kendaraan semakin banyak, perilaku pengendara dan desain serta infrastruktur transportasi kita yang amburadul.

Begitu masuk tol langsung disambut dengan ratusan truk besar yang berjalan lambat dan sebagian mengambil jalur kanan. Sudah klasik dan menjadi pemandangan setiap saat truk berbagai ukuran melaju lambat di tol mulai dari pagi, siang, sore dan malam hari. Kita tidak tahu pasti apakah sebaiknya truk dibiarkan sembarang waktu masa edarnya atau sebaiknya diatur dengan system jam tertentu. Tidak kalah parah adalah antrian pembayaran di pintu tol. Ambil contoh tol Cikampek Jakarta dengan panjang 60 kilometer-an. Dengan debet kendaraan begitu banyak tak terelakan terjadi penumpukan antrian pembayaran. Celakanya cara pembayaran masih berlangsung seperti dulu kala JAMAN MAJAPAHIT yakni tunai dan system kembalian – persis jual beli di pasar. Tidak jarang transaksi tol sebuah truk berlangsung sekian lama sehingga memperlambat antrian. KAPAN YA system membayar tol seperti di Singapura yang cukup dengan sensor dan kendaraan tidak perlu berhenti, MIMPI KALI YE. Usai membayar tol yang gate-nya ada sepuluh atau lebih kendaraan langsung disambut antrian karena jalan menyempit menjadi HANYA 2 lajur. Kebayang tidak dari 10 lajur menjadi 2 lajur dan ini berlangsung SETIAP HARI !! Praktis untuk jarak yang mestinya ditempuh dalam 5 menit sering harus kita jalani 30 sampai 45 menit, kadang LEBIH !!! Diperparah dengan PERILAKU pengendara yang saling serobot dan adu nyali. Meski kita di JALUR YANG BENAR sering harus mengalah karena penyerobot lebih BERANI dan BERNYALI. Jadilah ajang rebutan dan nampak hukum rimba berkuasa di sini. Desain infrastruktur yang tidak disiplin dan hanya membela kepentingan pemilik kapital turut menjadi biang semrawutnya akses transportasi ini. Di jam sibuk SELALU terjadi antrian di Exit tol karena jalan ARTERINYA dipenuhi kendaraan roda dua yang jumlahnya JUTAAN di mbahnyakota ini. Orang tidak mampu beli mobil dan memilih MOTOR karena berbagai kondisi. Daya beli rendah karena tingkat upah rendah bagi mayoritas karyawan. Jadilah keadaan multi dimensi social ekonomi budaya bla bla bla. Tidak jarang pula exit tol langsung disambut perempatan dan lampu merah, LHA IYALAH MACET CET !!
Read More ..

Wednesday, September 19, 2007

BELOVED

nrz

Adakah yang lebih membahagiakan ketimbang bercanda riang dengan buah hati kita. Setiap dari kita yang telah memiliki anak tentunya sepakat bahwa bercanda dengan anak merupakan salah satu anugerah terindah yang pernah ada. Itulah sebabnya anak disebut dengan buah hati. Manakala ia sehat dan gembira maka begitu bahagia rasa hati kita. Sebaliknya bila buah hati kita sakit begitu juga rasa hati kita, sedih dan sangat sedih.

Karena anak saya dua orang dan keduanya laki-laki, maka saya begitu bersyukur dan merasa mendapat anugerah luar biasa. Anak yang pertama dari mulai lahir, umur bulanan, setahun, mulai jalan,meracai dan mengeja satu dua patah kata begitu saya nikmati. Tidak ada secercah segar begitu kita pulang kantor dengan rasa lelah dan pikiran ruwet secara drastis sirna disambut celotehan anak. Bagaiman ia belajar mengeja huruf R, atau bagaimana mencoba menyusun kalimat atau melaporkan apa yang dialaminya hari itu. Saat ini anak pertama saya menginjak kelas 1 sebuah SMU, namun setahun kemarin kami dianugerahi kembali seorang anak laki-laki.

Meskipun umumnya orang berharap sepasang laki dan perempuan, bagi kami apapun adalah anugerah dan sama saja. Anak kedua kami menginjak usia setahun dan sedang belajar berjalan dan berceloteh. Mendengar celotehan, meskipun tidak tahu maksudnya, kami begitu gembira dan kasih saying semakin besar. Anak kami yang kedua hanya disusui sampai usia tiga bulan dan selebihnya minum susu formula. Bukan karena ibunya tidak bersedia, namun anak kami lahir dengan kekurangan dan umur tiga bulan bahkan tidak mau menyusui karena setiap menyusu merasa tersedak.

Akhirnya dicoba untuk setiap hari memeras susu dan diminumkan dengan botol, namun makin lama makin sedikit dan akhirnya berhenti sama sekali. Kami pasrah dan memberikannya susu formula. Alhamdulillah anak kami sehat dan aktif seperti bayi lainnya. Celotehan itulah yang membuat hidup kami semakin bersemangat. Begitulah setiap menginjak rumah tiada yang saya harapkan kecuali celotehan bayi kami. Dia aktif merangkak ke sana kemari, tiada mengenal lelah kecuali mulai mengantuk dan tidur. Hobinya belakangan adalah nonton TV, he he dan paling seneng melihat iklan. Bayi kami juga senang melihat balap motor, balap mobil dan juga saat adzan maghrib tidak ketinggalan menoleh dan melihat meski sedang bermain. Itulah keceriaan makhluk mungil yang diibaratkan amanah Tuhan yang harus kita jaga sebaik-baiknya.
Read More ..

NICE PORTRAIT



Apa yang anda lakukan satu minggu terakhir? Atau satu bulan kemarin? Apakah anda menjalani rutinitas belaka atau anda mengerjakan proyek penting. Bagaimana kepuasan atas hasil yang anda capai. Berhasilkan anda memenagkan tender dari proyek anda, atau anda berhasil meyakinkan atasan akan suatu bisnis proses yang inovatif di divisi anda.

Minggu kemarin bagi saya merupakan minggu yang cukup melelahkan namun juga mententramkan. Mengemban penugasan dari perusahaan saya dan tim kecil mendarat di Surabaya. Hmm masak ke Surabaya saja melelahkan ya? Maksudnya di sana kami satu tim melakukan semacam roadshow. Roadshow bukan untuk mencari pinjaman modal atau untuk mempromosikan produk. Roadshow kami adalah kegiatan social dan khusunya pendidikan. Yup betul, tim kami menjelajah seluruh kota Surabaya untuk mengunjungi satu pesantren ke pesantren lainnya. Kami mengemban misi menjelajah 100 pesantren di Surabaya. Kami sudah melakukan selama seminggu dan berhasil mengunjungi 55 pesantren. Sisanya akan kami coba selesaikan dalam waktu dekat nanti. Apa yang coba kami ingin gambarkan adalah sekedar potret singkat dan sekelebat pesantren tersebut. Mengingat kunjungan tiap pesantren berlangsung singkat. Intinya kami menemui ketua atau kyai dari pesantren tersebut, sedikit pengantar dan tentunya sedikit sumbangsih perusahaan untuk membantu prasarana pendidikan di pesantren. Bahwa benar, begitu banyak pesantren modern yang kita lihat di sekitar kita. Namun tidak sedikit pesantren yang berjalan ala kadarnya meskipun usia pesantren ada yang sudah mencapai 100 tahun. Pesantren sudah ada sejak abad 18 dan dijalankan turun temurun. Ada banyak ragam pesantren di Surabaya yang berhasil kami kunjungi. Ada yang cukup modern dengan santri berjumlah ratusan dan prasarana modern. Namun ada juga beberapa yang santrinya sedikit dan bahkan hanya puluhan orang serta prasarana ala kadarnya. Ada santri dengan jenjang SD yang biaya pendidikannya puluhan ribu per bulan, lima belas ribu per bulan atau bahkan gratis sama sekali bagi santri tidak mampu. Bahwa potret pesantren di Surabaya lebih merupakan sebuah keluarga besar dimana mereka tinggal bersama/mondok, belajar di tempat sama dan melakukan ibadah bersama pula. Kami belum tahu persis bagaimana manajemen mereka. Apakah pembiayaan operasional pesantren murni dari pembayaran santri, atau bantuan pemerintah atau dibiayai oleh pengasuh pesantren. Yang jelas tingkat survival mereka begitu tinggi. Bila ada beberapa dari mereka bertahan puluhan tahun dan bahkan menembus seratus tahun tidakkah ini menunjukkan kekuatan mereka yang terus bertahan hidup. Pernahkah anda melihat bagaimana seorang santri makan sehari-harinya. Kami juga tidak tahu persis namun gambaran santri di sana umumnya begitu kalem, diam, dan bicara bila kita ajak dan berperawakan umumnya kurus. Kami melihat adanya suatu kepasrahan yang tinggi dari wajah-wajah santri tadi. Sebagaimana karakter yang ada di pedesaan tersirat wajah yang begitu nrimo dan tulus terpancar. Begitu kita datang, memperkenalkan diri dan beramah tamah maka suasana terasa teduh, adem dan nyaman. Kami satu tim merasakan hal yang sama setiap masuk pesantren, ditemui kyai, berdiskusi sedikit dan kadang kami turut sembahyang ketika kebetulan waktunya tiba.
Read More ..

Monday, September 03, 2007

World is not enough



Sudah berapa jauh anda bepergian? Pernahkan anda bepergian sejauh 1000 km atau 8000 km. Kalau dihitung berapa jauh kita telah melangkah dan bepergian artinya sudah sekian kali kita mengelilingi dunia ini. Hal ini menandakan apa? Betul bahwa dunia kita ini sempit. Apalagi bagi pebisnis yang setiap hari bahkan jam mesti berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Tidak jarang terjadi seseorang bangun pagi di Tokyo Jepang, meeting dan makan malam di Singapore dan tidur malamnya di Jakarta, hmm. Ada cukup banyak peristiwa yang menggambarkan bahwa kita hidup di dunia yang sempit. Ada yang bilang bahwa dunia hanyalah selebar daun kelor, eh kebalik, dunia tidak selebar daun kelor- keduanya mirip kan bahwa dunia dikatakan seukuran daun kelor. Jadi tentang daun kelor, ah maksudnya dunia kita yang sempit saya punya pengalaman. Saat itu tahun 1997, sepuluh tahun silam, tidak dinyana saya bertemu teman SMP yang terakhir bertemu adalah tahun 1983 !! Empat belas tahun berpisah dan tahu-tahu bertemu dalam kendaraan yang sama dan ternyata tetanggaan di perumahan yang sama. Kali yang lain temen kerja terakhir kita bertemu tahun 1992-an tiba-tiba bertemu meeting di sebuah hotel tahun 2003 dengan masing-masing di perusahaan dan fungsi yang berbeda!! Pernahkah anda dalam satu minggu harus bepergian ke kota Medan, Surabaya, Malang, Semarang dan Yogya. Kelima kota jaraknya sekitar 3000-an kilometer dan anda mengaduk-aduk jalanana di kelima kota tersebut dalam waktu beberapa hari. Apa yang anda rindukan ketika setiap hari bekerja di Jakarta, meeting dan rutin melakukan pekerjaan anda. Suatu ketika anda bisa kangen dan pengin katakanlah berlibur ke Bali atau pulang kampong ke desa yang tenang. Saat anda kesampaian pulang di desa nan hening, dua hari anda sudah kelimpungan kesepian dan pengin kembali ke dunia kerja secepatnya. Itulah rangkaian hasrat dan keinginan anda tentang tempat-tempat atau waktu-waktu yang membosankan dan menyenangkan. Adakah tempat dan waktu yang terus menerus membuat anda senang? Jawabnya tidak ada. Anda berandai-andai alangkah senangnya bisa jalan ke Singapura atau ke Jepang. Begitu anda mengalaminya senagkah dan puaskah anda? Betul tapi hanya sementara, karena anda segera kangen lingkungan anda dan makanan kesukaan anda. Dunia memang sempit dan kecil bagi nafsu dan semangat manusia. Bahkan bila anda punya uang banyak anda akan ngantri untuk wisata ke bulan atau ruang angkasa. Tapi coba tanya pilot yang pernah ke bulan, berapa lama akan senang dan kerasan hidup di sana misalnya. Hmm itulah dunia kita ini yang memang sempit. Sempit menampung segala keinginan dan semangat manusia. Bercandalah dengan anak balita anda agar keceriaannya membukakan penghargaan atas dunia dan melihat kenyataan bahwa dunia sebenarnya tidaklah sesempit yang anda pikirkan.
Read More ..

Tuesday, August 28, 2007

Flying,,,



Banyak diantara kita yang bepergian dengan pesawat terbang. Entah urusan Pribadi, keluarga ataupun dinas. Bisa dikatakan bepergian dengan pesawat sudah merupakan hal yang sangat biasa. Apalagi belakangan banyak maskapai penerbangan menawarkan harga tiket yang relative terjangkau. Harga ticket kadang lebih murah dibanding tiket kereta api. Banyak keuntungan didapat bila kita naik pesawat.

Yang jelas jarak tempuh akan sangat cepat dibanding mode transportasi apapun. Ada juga sebagian dari kita konon mengidap takut ketinggian. Tentunya naik pesawat bagi pengidap ini akan merupakan persoalan tersendiri. Namun bisa saja disiasati dengan duduk di tengah, tidak melihat ke bawah dan menghibur diri toh temenya satu pesawat banyak, bisa ratusan orang. Yang cukup mencolok dalam berita belakangan ini adalah salah satunya tentang seringnya pesawat mengalami kecelakaan. Baik yang jatuh, terbakar maupun yang gagal take off. Belum lupa beberapa waktu lalu salah satu maskapai mengalami kecelakaan pesawatnya hilang dilautan. Bisa dipastikan seluruh penumpangnya meninggal dan bahkan sampai hari ini belum ditemukan kejelasan. Ada juga pesawat yang mengalami kebakaran saat landing dan korban jiwa pun tak terhindarkan. Memang sebagian ada yang selamat namun tetap jatuh korban. Sudah cukup lama ada kejadian sebuah pesawat terpaksa mendarat darurat di sungai karena mengalami kegagalan mesin. Bahkan sang pilot saat itu mendapat pujian atas kecermatan dan keberhasilan menyelamatkan semua penumpangnya dalam pendaratan darurat tersebut. Sifat dari mode transportasi ini memang unik. Sebagai misal sebuah Boeing 737-400 biasanya terbang dengan ketinggian 30 ribu kaki atau sekitar 10 kilometer diatas daratan. Bayangkan ketinggian demikian, adakah makhluk hidup dapat bertahan hidup bila mengalami kecelakaan jatuh. Artinya begitu kita mulai naik pesawat yang ada adalah kepasrahan kita, karena semuanya akan tergantung pengalaman pilot, kondisi pesawat dan tentunya takdir Tuhan. Meskipun begitu unik dan nyaris mustahil selamat bila pesawat jatuh, namun ternyata statistik mengatakan jumlah korban karena pesawat terbang masih jauh lebih kecil dibanding korban meninggal karena transportasi darat. Hal ini barangkali benar karena memang porsi penumpang pesawat tentunya jauh lebih kecil, karena mayoritas mobilisasi dilakukan melalui darat dan lautan. Ada hal menarik mengenai pesawat terbang ini. Bagaimana benda seberat ratusan ton bisa terbang sangat tinggi dan terbang dengan kecepatan 800 km per jam. Memang ada mesin dan tenaga jet di sana yang mendorong badan pesawat sehingga pesawat bisa mengudara. Sangat menarik bila kita lihat bagaimana pesawat mulai take off, bermanuver maupun ketika bersiap landing. Bagaimana pesawat ibarat burung besi raksasa meliuk, merendah, miring dan bersiap landing di landasan adalah kejadian yang indah bila kita amati.
Read More ..

Tuesday, July 31, 2007

England



Siapa yang tidak mengenal negara yang satu ini. Negara ini begitu terkenal seantero jagat dan memiliki begitu banyak catatan sejarah. Tidak salah barangkali negara ini merupakan salah satu negara terbesar yang pernah ada di jagad ini. Kita mulai dari pusat ilmu. Tidak dipungkiri beragam literature berasal dari sini. Relatif banyak imuwan yang mendapat nobel.

Banyak universitas berumur ratusan tahun dan bertaraf internasional. Tidak sulit menyebutkan beberapa nama ilmuwan termasyur dari sini. Banyak temuan teknologi berasal dari sini. Berikutnya budaya. Kita tahu belaka salah satu bahasa internasional adalah bahasa inggris. Dengan digunakannya bahasa ini maka budaya negeri ini turut terbawa seantero semesta. Inggris sekaligus merupakan gabungan negara modern dan kerajaan. Begitu banyak cerita raja-raja berasal. Kita belum lupa heboh perkawinan Pangeran Charles dengan Lady di. Kita disuguhi berita kiprah pangeran William dan Herry, yakni Putra dari Charles/Lady. Kita tahu kecelakaan yang menewaskan Lady Di. Kita tahu bahwa Ratu Inggris begitu berpengaruh dan bahkan disakralkan. Siapa tidak kenal dengan istana Bukingham. Siapa tidak kenal kota London sebagai salah satu kota modern sekaligus kota tradisional. Bukan rahasia lagi kota Singapore yang begitu megah ternyata menyontek dan meniru kota London. Tidak mustahil karena Singapore adalah bekas jajahan Inggris. Harry Porter, siapa yang tidak mengenalnya. Cerita fiksi yang telah melambungkan nama pengarangnya JK Rawling dan mengantarnya menjadi salah satu wanita terkaya di Inggris. Buku dan filmya menjadi buruan dan paling ditunggu di belahan dunia manapun. Bukunya terjual jutaan eksemplar dan filmya menghasilkan jutaan dollar. Sepak bola, siapa yang tidak mengenal olah raga paling akbar sejagad ini. Siapa tidak mengenal liga Inggris. Siapakah yang tidak mengenal Manchester United, salah satu klub terkaya yang merangkai olah raga bola dengan bisnis derivative bolanya. Tidak dipungkiri bahwa Inggris identik dengan olah-raga Bola. Negara G-7, siapa tidak yang tidak mengetahuinya. Semua tahu belaka bahwa G-7 adalah sekumpulan negara dengan kemampuan ekonomi paling berpengaruh. Inggris adalah salah satunya. Siapa pula yang tidak tahu hubungan istimewa Inggris dengan Amerika Serikat- sang dominator ekonomi dunia. Semua tahu bahwa ada hubungan histories antara Inggris dan Amerika. Penduduk Amerika saat ini adalah imigran salah satunya dari Negara Inggris. Hubungan Inggris dan Australia, siapa tidak tahu. Keduanya adalah Negara dan commonwealth-nya. Sejarah mirip, dulunya banyak pelarian dari Inggris lari ke Australia dan menjadi penduduk di sana. Apakah masih ada lagi, hmm sangatlah banyak. Siapa belum mendengar pesawat canggih Concord. Pesawat jet penumpang hasil teknologi Inggris dan Prancis. Pesawat dengan rates termahal konon harga tiket London ke New York adalah sekitar 80 juta rupiah pada tahun itu. Pesawat yang terbang pada ketinggian 80 ribu kaki jauh diatas ketinggian normal sekitar 30 ribu. Siapa pula yang belum mendengar pesawat Airbus, product kolaborasi Inggris-Prancis. Satu-satunya pesaing tangguh dari Boeing, buatan Amerika. Bagi kita bangsa Indonesai, siapa tidak tahu bunga Raffles, nama yang diambil dari tentara Inggris. Bahkan kita juga pernah mengalami dijajah oleh negeri yang berlokasi di depan benua Eropa ini.
Read More ..

Wednesday, July 25, 2007

Indonesia Motor Show 2007



Siang tadi saya diajak teman melihat pameran rutin tahunan otomotif nasional di Senayan. Pameran ini menginjak usianya yang ke 15, atau diawali tahun sekitar tahun 1992. Seingat saya, selalu rutin saya mengunjungi pameran otomotif paling akbar nasional ini sejak tahun 1996-an. Rasanya saya sudah hapal di luar kepala materi pameran dan bahkan lay out pengaturan mobilnya. Saya ingat awal-awal pameran dulu rasanya masuk pameran tidak dipungut biaya alias gratis. Namun entah sejak tahun berapa ya, sekitar 2002-an kali, pengunjung harus membeli tiket masuk.

Kali ini besarnya tiket masuk adalah 20 ribu untuk hari kerja dan 25 ribu untuk weekend. Pameran ini sendiri biasanya berlangsung selama satu minggu. Besok Sabtu, 28-Juli adalah hari terakhir pameran karena minggunya akan ada pertandingan bola piala Asia di Senayan. Takut terjadi hal tidak diinginkan maka penyelenggara pamarena- Dyandra memutuskan menutupnya hari Sabtu. Apa yang saya ingin paparkan adalah bahwa dari sisi skala pameran tidak terlampau banyak perbedaan dalam beberapa tahun terakhir. Karena ya ATPM-nya hanya itu-itu saja sementara jenis produk mobilnya tidaklah terlampu berubah banyak. Memang ada beberapa jenis mobil baru, ya haruslah namanya juga industri yang sensitive dengan desain, model, harga, fungsional dan sebagainya sehingga perlu pembaharuan model baru. Saya juga melihat bahwa pameran kali ini terlihat lesu dan kurang bergairah. Banyak penyebab mengapa animo masyarakat membeli mobil baru stagnan atau cenderung menurun.

Bulan Juli ini sebagian dana masyarakat tersedot buat biaya masuk anak sekolah. Harga mobil juga semakin mahal saja. Ditambah belum pulihnya sisi pembiayaan atau leasing mobil. Meski ada juga promo bunga rendah dari misalnya BRI, tidak urung belum menggugah keinginan membeli. Bagaimana ingin membeli mobil kalau harganya begitu tinggi. Boleh dibilang untuk mendapat sebuah produk yang layak kita harus membayar di atas 200-an juta rupiah. Tentunya memang ada kelompok pembeli mobil tersebut. Saya kira kelompok ini adalah bagian dari mereka yang memang sudah punya mobil dan ingin ganti mobil baru.

Awamnya kelompok pembeli ya hanya itu-itu saja. Sementara entry buyer jumlahnya tidaklah banyak. Tidak terlihat rombongan pengunjung bertransaksi di meja-meja pameran sebagaimana tahun 2001 – 2003 lampau. Stand guide berwajah muram, meski mencoba tersenyum dan ramah, tetap terlihat mereka tidak happy. Sayapun hanya berjalan asal dan mengikuti alur saja. Tidak ada keceriaan atau kekaguman khusus pada produk tertentu. Ya betul saya juga merasa sedikit jenuh dengan industri otomotif nasional kita. Ada sih masuk produk Proton Malaysia dan Qingqi dari China, tapi ya itu, mahal. Proton mobil buatan Malaysia yang diadopsi dari teknologi Lotus dijual di rentang 200-an juta.

Qingqi memang lebih terjangkau dengan rentang 100 sampai 200 juta juga, namun ini produk China yang saya lihat perakitannya bahkan belum rapi dan masih dipertanyakan reliabilitas dan ketersedian spare partsnya. Ada juga unjuk kebolehan mobil hybrid dari Toyota dan Honda, namun nampaknya hanya sebatas show off belaka dan belum unutk tujuan komersial. Saya enggan memberikan semacam kesimpulan dari event tahunan kali ini. Ya begitulah, pameran ini berlangsung dan pengunjung memang tetap ramai, namun ini lebih mirip acara jalan-jalan ke mall tanpa maksud membeli kecuali tujuan pengin tahu belaka.
Read More ..

Roman Story,,,


Baiklah tidak ada salahnya saya kembali mengangkat masalah personal. Masalah ini paling aman deh, karena tidak membicarakan siapapun kecuali diri sendiri. Biasanya topic yang saya angkat ya seputar kritik social dan semacamnya. Ngomong dan ngritik terus capek juga yaa, he he mana yang dikritik bahkan tidak mendengar atau malah tidak tahu sama sekali. Yah seberapa luaslah akses webblogs macam ini. Hampir dua tahun saja blogs ini dikunjungi kurang dari seribu orang, he he. Ya barangkali bagi orang-orang, ngapain baca blogs ini itu segala, urusan sendiri aja pusing kok.



Hmm topic personal apa ya enaknya. Sebenarnya aku ini romantic dan suka mengungkap kembali beberapa kenangan, he he. Padahal jelas aku sudah berkeluarga dan memiliki anak, malah anak pertama sudah besar, lulus SMP. Anyway curhat atau mengepresikan sesuatu adalah hak setiap orang bukan. Tidak masalah berapa umur orang itu, termasuk saya- he he ngaku tua juga yaa. Okelah kita corat coret seputar cerita roman kali ya.

Kita mulai ya, dari SD. Saat itu saya ingat bener tenarnya yang nama penyanyi cilik. Siapa sih yang tidak ingat penyanyi macam Adi Bing Slamet, Chica Kuswoyo, dan Sari Yok Kuswoyo. Nah idolaku adalah Sari Yok kuswoyo, hmm dia seumuran dengan saya he he. Cantik dan pintar nyanyi wah perpaduan idola cilik yang digandrungi anak-anak, termasuk saya. Setiap acara lagu anak yang menampilkan artis tadi dipastikan televise bakal dikerubuti penonton. Ingat tahun itu TV masih merupakan barang mewah.

Hanya beberapa gelintir yang punya TV macam pak Lurah, sekdes atau beberapa keluarga yang mampu. Bahkan sempet mengalami power listriknya menggunakan accu.

Nah kala SD itu rupanya sekolah kita sudah maju lho. Dalam artian banyak siswa kelas 5 atau kelas 6 yang sudah pacar-pacaran. Yaa tentunya pacar ala monyet kali. Demikian juga saya, sebut namanya Kristina. Hmm dia adalah murid pintar di kelas dan tentunya cantik (wah SD mana sudah ngarti cantik atau bukan yaa). Yang jelas ini cantik bener, kelak di kuliah kita masih akan bertemu dan memang besarnya dia tetep cantik he he. Cantik lho bukan manis, katanya cewek sih dibedakan kalau nggak cantik, manis, keduanya atau tidak keduanya ha ha ha. Anehnya setiap kita dipasangkan dianya pasti malu dan cemberut dan saya juga. Namanya juga anak kecil alamiahnya malu lah dijuluki pacar-pacaran kan. Lagian gimana sih gaya pacaran anak kelas 6 SD, bisa mengirim surat saja sudah hebat he he. Singkat cerita dan ini kesan yang mendalam ketika kelulusan ranking satu disabet siswa wanita, kedua saya dan ketiga Kristina tadi, hmm happy ending rupanya ya.



Gantian melanjutkan ke sekolah menengah, ternyata kita berpisah dan berbeda sekolah. Okelah sementara kisah dengan Kristina sampai disitu. Di SMP nah mulailah umur dan kedewasaan siswa meningkat kan. Sami mawon baik di kelas 1, 2 atau 3 yang namanya pacaran monyet marak, bahkan sampai sekarang kan. Kali ini kelas 1 dan 2 praktis saya menjadi jombloo, he he tidak ada pacar atau tetek bengek, no cry no women, ha ha. Baru kelas 3, ketika saya cukup menonjol, ceille, maklum bertahan di ranking 2 kelas kan. Sebut namanya Dyah, siswa kelas 2 yang memperhatikan, ho ho GR ya. Ya begitulah levelnya, pacaran ala SMP kita hanyalah sekedar sebutan dan julukan dari teman-teman. Kadang kita yang dijuluki pacaran malahan ngga banyak omong dan ngga ngerti apa kita ini pacaran he he. Okelah cerita berlanjut saja dan singkatnya di kelulusan runner up kelas dipertahanin dan rank 7 dari lima kelas. Lagi-lagi selesai sudah cerita Dyah, siswa kelas 3 saat saya lulus. Sampai hari ini saya tidak tahu dia kemana.



Berlanjut ke SMA, hmm sudah makin matang dan besar nih. Memang benar saya ingat bahkan anak kelas 2 atau 3 sudah ada yang kencan, melihat bisokop, ngapel dan sebagainya. Tentunya tidak sebagian besar dan hanya beberapa gelintir yang punya nyali singa he he. Termasuk saya tentunya he he, tapi golongan yang kurang bernyali tadi ha ha. Malah ada dua siswa sekaligus nah lho maruk ya. Tapi waktunya tidak bersamaan lah, serial getu. Sebut namanya April siswa kelas sebelah yang ranking 1 di kelasnya, dan saya ranking dua di kelas lainnya, ha bosan ya nggak pernah jadi top scorer, runner up mulu. Itulah kita bisa bersepeda bareng, ngobrol pelajaran (maklum antar ranking kan he he sombong dikit),,, Waktu goes by dan karena kita beda agama maka hubungan itu hanya sekian bulan saja sebelum bubaran dan dia menjadi pacar teman akrabku, ha ha cerita klasik ya, kayak disinetron kita.

Critanya saya maunya sih serius belajar karena persiapan kuliah kan. Tapi apa daya cerita roman masih berlanjut dan sebut namanya Susilowati gadis yang asli Solo – lha iya lah wong kita sekolah di Solo je.

Critanya dia manis, gemulai, lembut (emangnya kapas apa) dan soal ranking wah dia cenderung di bawah. Pelarian nih yee, bukanlah, ini namanya alamiah saja. Dia perhatian dan kita jomblo akhirnya ya begitulah terjadi hubungan yang disebut pacaran tadi. Ini mah pacarannya lebih banyak ngajarin soal pelajaran ke dia. Singkat waktu kita lulusan SMA nglanjutin kuliah dan wah pisah lagi karena beda fakultas.

Sudah kepanjangan kali ya critanya, oh ya gini aja, cerita saat kuliah kebetulan saya sudah pernah tuangkan di salah satu artikel blog ini. Segitu aja yaa,,,, bentar deh, itu ilustrasi adalah mantan saya, he he ngibul
Read More ..

Monday, July 16, 2007

Small Thing,,,

Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Kebiasaan setiap orang akan tentu berbeda. Tidak ada salahnya coba sharing mengenai beberapa hal kecil yang dilakukan setiap hari. Ambil contoh bila kita kadang datang kantor pagi sekali. Saya biasa berangkat jam 05.00 pagi bila ada meeting jam 08.00. Berangkat pagi kita bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat. Ambil contoh kita tidak perlu menghidupkan AC kendaraan, karena hawa pagi segar dan baik buat kita. Memang campur dengan asap kendaraan lainnya, namun tetap kesegaran udara pagi bisa dirasakan. Tanpa AC juga menghemat pemakaian bahan bakar.

Nah bila kita berangkat pagi, selain jarak tempuh yang relative cepat kita bisa dating pagi dan banyak hal bisa kita perbuat. Apa yang bisa kita lakukan di kantor adalah kita bisa belajar, bekerja maupun istirahat. Bila masih ngantuk kita bisa tidur dulu di ruang kita toh pagi jam 06.00 masih sepi dan hangar binger dunia kerja belumlah mulai.

Sebenarnya kita bisa saja turun dan datang ke warung yang kita sukai untuk melakukan sarapan, namun kita bisa saja minta tolong OB membelikan sarapan kita. Usai istirahat, sarapan kita bisa mempersiapkan agenda kerja hari itu dengan cukup waktu dan tanpa tergesa-gesa.

Jangan khawatir bila kita kurang olah-raga. Percayalah anda harus naik turun antar lantai sekian kali setiap harinya. Kalaupun tidak anda bisa menciptakan naik turun lantai sekedar unutk diskusi dengan departemen lainnya barangkali. Nah naik-turun lantai jangan dengan lift, pakailah tangga darurat. Bila setiap hari lewat tangga dijamin anda akan cukup berolah raga. Kebiasaan saya selain lewat tangga juga bilka datang dari luar saya sempatkan naik tangga, dari basement ke lantai 3, hmm lumayan bikin dengkul kita kuat lho. Jangan lupa banyak-banyaklah minum air putih,,,minimal delapan gelas sehari.

Sore atau malam hari ketika kita pulang kerja kembali saya sering tidak menyalakan AC kendaraan. Gunanya adalah tidak semata ngirit bahan baker tapi dalam rangka mengeluarkan keringat kita. Setelah seharian dalam hembusan AC tubuh kita sering kurang segar karena keringat tidak keluar. Bayangkan anda sarapan, ngemil, makan namun tidak mengeluarkan keringat sama sekali. Tadi sudah sedikit kita keluar keringat naik turun tangga, nah ini ditambah di mobil tanpa AC, hmm kayak mandi sauna. Percayalah selain kita tidak mesti bayar biaya sauna, kita akan relative lebih segar bila keringat kita keluar banyak.

Kebiasaan lainnya yang selalu saya lakukan adalah tidur sepuasnya bila hari libur. Saya tidak ambil pusing harus ini dan itu pokoknya begitu hari libur, pagi hari usai sholat saya tidur sepuasnya sampai tubuh segar kembali. Tidak peduli sampai siang hari asal kita masih butuh tidur saya akan tidur sampai segar kembali.

Waktu libur juga waktu memanjakan tubuh dan juga anggota keluarga kita. Bermainlah sepuasnya dengan bayi atau anak anda, atau kucing atau hewan peliaharaan lainnya, nonton DVD sepuasnya atau mengaduk-aduk acara TV kabel. Santai akan membuat tubuh kita rileks kembali.

Nah tiba giliran senin pagi, karena badan sudah segar maka kita siap kembali ngantor jam 05.00 pagi dan mengulang kegiatan yang relative sama. Monoton ? bisa saja dalam beberapa hal, namun bila tubuh kita selalu segar kenapa tidak. Tentu saja anda bisa merangkai kegiatan lainnya seperti jalan ke mall, rekreasi atau ke pantai.
Read More ..

Monday, July 09, 2007

The Death Of The Sun



Pernahkah anda melihat channel Discovery. Seberapa seringkah anda melihatnya. Kita bisa sepakat bahwa channel yang satu ini memberikan banyak wacana dan perspektif. Barangkali tidak ada salahnya kita melihat channel ini sekali-kali diantara acara ratusan sinetron local. Saya melihat sinetron local saat ini justru lebih banyak ketimbang dulu. Pagi hari jam 8 pun sudah ada, dan terus sampai jam 22.00 malam masih banyak sinetron lho di TV kita.

Saya mencoba sharing dan tentu saja mohon dikoreksi bila ada yang kurang tepat. Seperti banyak artikel saya dalam blogs pada dasarnya saya mencoba membawa suatu topic atau bahasan. Isi dari topic tersebut barangkali tidak 100% benar, karena siapa sih yang bisa memastikan isi utuh suatu artikel benar belaka. Hal ini juga karena keterbatasan saya yang tentunya tidak tahu segalanya. Baiklah, discovery tempo hari, dan saya tahu topic ini sudah beberapa kali ditayangkan namun masih selalu menarik untuk disimak. Siapakah yang tahu umur matahari? Lima juta tahun? Atau sembilan ratus juta tahun? Ternyata menurut ilmuwan umur matahari adalah 4,3 milyar tahun !! Hmm kita tidak menduga bahwa matahari yang dari bumi terlihat indah dan banyak digunakan penamaan sehari-hari, sampai kaum wanita takut kulitnya hitam terbakar matahari, atau rambutnya merah kerna cahaya matahari ternyata umurnya begitu tua! Jauh lebih tua dari sejarah apapun di bumi. Disebut menakutkan karena suhu yang dikeluarkan matahari adalah jutaan derajat celcius. Kalau dibilang di perut bumi ada pusat magma dengan panas ratusan derajat, ini mah tidak ada apa-apanya dibanding suhu matahari. Konon matahari terbentuk akibat ledakan berbagai bintang. Ledakan ini menghasilkan semacam awan listrik dan kemudian saling bereaksi dan berputar sangat cepat karena sifat listrik dan magnet dan terbentuklah matahari. Volume matahari tersebut setara dengan jutaan planet jadi kita bisa membandingkan dengan melihat besarnya bumi kita. Cara kerja matahari masih menjadi perhatian ilmuwan. Ada yang mengatakan bahwa awan listrik tadi mengikuti suatu pola dan berputar cepat sehingga dari jutaan kilometer kita melihatnya berbentuk bundar. Seiring umur matahari konon makin lama inti matahari menjadi padat dan suhu yang keluar akan semakin panas. Salah satu hal unik adalah posisi bumi kita yakni tepat di garis edar yang memungkinkan makhluk hidup bertahan hidup dan tumbuh. Kita sepakat matahari merupakan salah satu sumber kehidupan kita. Tanpa matahari diyakini tidak ada makhluk hidup yang tinggal. Bumi kita berada tepat ditengah antara daerah yang terlalu panas karena dekat matahari dan daerah terlalu dingin karena terlalu jauh dari matahari. Disamping itu ternyata sifat magnet bumi juga menyelamatkan kita Dari debu radioaktif yang keluar dari matahari. Ilmuwan mengamati bahwa terjadi ledakan di beberapa permukaan matahari. Besarnya ledakan ini setara dengan jutaan kali nuklir di bumi. Dari pengamatan di bumi sebuah ledakan bisa mengakibatkan satu titik hitam di permukaan matahari. Satu titik ini saja ukurannya sekitar 14 kali bumi. Pada abad 19 terjadi ledakan di permukaan matahari dan mengakibatkan terganggunya listrik di Negara bagian Amerika. Setiap ledakan yang terjadi akan berdampak terhadap bumi kita. Bila kita pemeluk beragama tentunya kita meyakini akan datangnya hari akhir atau kiamat. Dari fenomena alam dan ilmiah nampaknya hal ini benar belaka. Kita tahu bahwa sumber daya alam di bumi semakin habis. Kita tahu bahwa bila kutub utara dan selatan mencair maka daratan bakal terendam. Kita tahu bahwa saat ini terjadi pemanasan global akibat rusaknya ozon. Tingkah polah kita-lah yang tanpa iba atas lingkungan merusak ala mini. Matahari sebagaimana dianalisis ilmuwan suhunya semakin panas. Dari jutaan derajat celcius akan terus bertambah. Telah terjadi ledakan di permukaan matahari. Seiring dengan pemanasan global dan kerusakaan bumi maka suhu matahari akan terus meningkat. Kita bisa memikirkan apa yang bakal terjadi terhadap bumi kita atau alam semesta ini. Selamat pagi,, dan hmm indah nian sebuah lagu dari Bon Jovi yang berjudul,,,,thank you for loving me !!!
Read More ..